Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

*MOI Padang Lawas :* Jangan Pilih Cakades Petahana yang Bermasalah.

Sabtu, 02 Juli 2022, Juli 02, 2022 WIB Last Updated 2022-07-02T12:55:43Z



Padang Lawas,( Jurnal Post )
Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) Kabupaten Padang Lawas melalui Ketua ASWIN KURNIA didampingi Wakil Ketua Damro Sikumbang bersama Sekretaris M.Edy Riski Tasosa dan Bendahara Sahat Gemayel Lubis mengimbau agar seluruh masyarakat desa yang mengikuti ajang Perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Tahun 2022 agar jangan memilih Cakades yang Bermasalah Dana Desanya,  serta banyak Temuan Pekerjaan Fisik dan lainnya, dengan kecerdasan untuk mengatur program pembangunan desa, selanjutnya masyarakat juga harus memilih pemimpin yang memiliki moral baik.  Hal ini sangat penting demi kemajuan desa. 

“Jangan karena calon kepala desa banyak uang, lalu bisa memberikan uang kepada masyarakat hingga Rp100 ribu, kemudian dipilih jadi pemimpin. Padahal dari sisi moralitas kurang baik, keteladanan kurang bagus dan kecerdasan pun kurang memadai. Saya mengimbau masyarakat desa ke depan memilih pemimpin berkualitas, tanpa bermasalah baik pendidikan maupun moral,” kata Aswin saat dijumpai Senin (20/6/22) di Sibuhuan.

Syarat utama calon Kepala Desa (Kades) adalah orang yang memang menetap di daerah itu. Sesuai ketentuan, kepala desa bisa dijabat hingga tiga periode dengan dukungan warga, melalui proses pemilihan yang benar.

Diharapkan dengan pemimpin berkualitas, pemerintah desa mampu mengatur program yang baik dalam mendukung perkembangan pembangunan di daerah tersebut.

“Dengan begitu, pemerintah desa tidak perlu menunggu dukungan dari pemerintah kabupaten atau provinsi, apabila ada masalah yang terjadi di desa. Misalnya, ada jembatan runtuh. Pemerintah desa dan warga bisa mengatasi sendiri, dengan memanfaatkan melalui Dana Desa dengan Musyawarah Desa, Ucapnya.

Terpisah, Inspektur Pembantu (Irban) II Inspektorat Kabupaten Ramlan Efendi Lubis ST saat dihubungi melalui Seluler mengatakan, Jangan pilih kepala desa yang terindikasi bermasalah serta menggunakan politik uang jika pada awalnya mereka mengeluarkan uang untuk pemilihan nantinya kalau terpilih akan menginginkan modalnya kembali,” kata Ramlan

Dikatakannya, selain tidak memilih calon kepala desa yang bermasalah seperti dua Desa di Kecamatan Sosopan, ia juga mengimbau masyarakat agar menelusuri latar belakang calon kepala desa.

“Telusuri rekam jejaknya, apakah calon kepala desa aktif di masyarakat atau tidak itu juga penting untuk dipertimbangkan, jika tidak aktif dan banyak masalah buat apa dipilih,” katanya.

Ia mengatakan saat ini gencar mengedukasi masyarakat Padang Lawas terkait pilihan kepala desa bahkan pemilu 2024 mendatang akan mulai bergulir.

Ditambahkannya, guna menciptakan pemerintahan desa dan kelurahan yang lebih baik, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas akan terus berupaya memberikan pembinaan kepada para kepala desa dan lurah. Melalui pembinaan tersebut, diharapkan kepala desa dan lurah lebih memiliki kepercayaan diri untuk memimpin desa/kelurahan. 

Pembinaan tersebut harus dilakukan, sebab sesuai UU Nomor 06/2014 tentang Desa, diatur bahwa persyaratan menjadi kepala desa minimal lulus SMP atau berijazah SMP, sementara untuk perangkat desa minimal lulusan SLTA dan Berkelakuan Baik. 

Sementara itu salahsatu  calon kepela desa Pagaran Jalu jalu Kecamatan Lubuk Barumun Muhammad Soleh Siregar  mengatakan setuju dengan pendapat Ketua Perkumpulan MOI Aswin Kurnia dan Irban II Inspektorat Kabupaten Ramlan Efendi Lubis ST terkait dengan imbauan jangan memilih kades yang mempraktekkan politik uang dan mempunyai masalah.

“Pilkades adalah proses demokrasi di tingkat bawah memahami sepak terjang calon kepala desa (cakades) penting, apakah pernah bermasalah dengan hukum, atau menghalalkan politik uang, Pemilih harus Cerdas,” tutupnya.
(Armen/AH2)

(Krs)
Komentar

Tampilkan

  • *MOI Padang Lawas :* Jangan Pilih Cakades Petahana yang Bermasalah.
  • 0

Terkini