Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Kades Bogak Store Launching Bank Sampah Bobah Bersama Dinas Perkim LH Dan Yayasan KSIS.

Minggu, 06 Agustus 2023, 04.34 WIB Last Updated 2023-08-05T21:35:08Z




Batu Bara | jurnalpost.net

Program Pemerintah Kabupaten Batu Bara,untuk mewujudkan Kabupaten Batu Bara bersih dan sehat, perlu adanya inovasi mewujudkan untuk menjaga lingkungan. Bank sampah adalah merupakan inovasi yang tepat untuk mengatasi pencemaran lingkungan karena terlalu banyak sampah berserakan di lingkungan masyarakat. Dalam hal ini, Pemerintahan Desa Bogak di bawah Kepemimpinan Fazzary Akbar,SE, lakukan launching perdana pelepasan Bank Sampah Bogak Bahagia (Bobah) di Kantor Desa Bogak.Sabtu,05/08/2023.

Hadir dalam acara ini, Kades Bogak Fazzary Akbar Tanjung,SE., Kepala Dinas Perkim Lingkungan Hidup Frans Sahala melalui Kabid Kerbersihan dan Pertamanan Farhansyah Sembiring,Konsultan Lingkungan Hidup Founder Khadjah Yayasan Sharaswaty Indonesia (KSI) Dewi Natadiningrat, Direktur Bank Sampah, Kades Desa Bandar Rahmat Submiswan,Kades Desa Pahlawan Samsul Aswin, Pendamping Desa,Pengurus Bank Sampah Desa Bogak,Nasabah Bank Sampah dan beberapa aktivis serta jurnalis.

Kabid kebersihan dan pertamanan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) kabupaten Batu Bara Farhansyah Sembiring Mengatakan dalam sambutannya mewakiliKadis "memang sudah beberapa bulan ini kita melakukan pembinaan kepada seluruh desa yang ada di kecamatan Tanjung Tiram maupun di kecamatan Nibung Hangus dan ada beberapa desa juga kita bina terkait dengan Bank Sampah termasuk Desa Bogak ini, ucapnya.

Hal itu disampaikan Plt.Kepala Dinas Perumahan,Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH)melalui Kabid Kebersihan dan Pertamanan, Farhansyah Sembiring dalam Store lauching Bank Sampah Bobah (Bogak Bahagia) di tandai dengan Pelepasan Pertama Bank Sampah Bobah Desa Bogak,kecamatan Tanjung Tiram,Sabtu,05/08/2023.

“Jadi Bank Sampah ini,bisa di setiap desa,agar nantinya masyarakat yang ada di desa itu dapat manfaatkan sampahnya untuk bernilai ekonomis“sebutnya.

Lanjutnya mengatakan, yang mana sampah yang biasanya dibuang tidak bernilai hari ini melalui Bank Sampah,sampah yang tidak bernilai ini menjadikan ada nilai ekonomisnya dan bisa ditukar dengan sembako.

Tujuan Bank Sampah Ini, mengedukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Jadi sampah-sampah bisa dimanfaatkan untuk bernilai agar nantinya juga ini tercipta lingkungan yang bersih akan terjaga kesehatan bagi masyarakat yang ada disekitar wilay
Terkait dengan Bank Sampah itu tujuannya agar nantinya setiap desa bisa manfaatkan sampah agar sampah tidak berserakan dan lingkungan terjaga kebersihannya, tuturnya.


Terkai dengan ini, Pelepasan Bank Sampah baru memang ini, karena Bank Sampah yang ada di kabupaten Batu Bara baru ada empat yaitu Desa Pulau Sejuk, Sumber Tani, Pematang Rambai dan Desa Bogak.

“Memang baru ini kita lepas sampah untuk dijual kembali agar nantinya bernilai ekonomis. Kita sudah menyediakan bak ambrol di Desa Bogak agar nantinya bagi warga masyarakat Desa Bogak tidak susah lagi membuang sampah ke desa tetangga sebelah“ungkapnya.

Harapan kita dari Dinas Perkim LH kabupaten Batu Bara, agar seluruh masyarakat yang ada di Desa Bogak begitu juga dengan desa-desa lain di kecamatan Tanjung Tiram agar membentuk Bank Sampah dan mengumpulkan sampahnya di Bank Sampah agar nantinya tercipta wilayah kecamatan Tanjung Tiram disetiap desa itu terjaga kebersihannya.

“Jadi sesuai dengan yang disampaikan Pak Bupati Batu Bara Ir.H.Zahir,M.AP, Batu Bara " Bisa dan Bersih“tandasnya

Sebelumnya Kepala Desa Bogak Fazzary Akbar Tanjung,SE. mengatakan, melalui program Pak Bupati Batu Bara yaitu Batu Bara "Bisa,Bersih dan Sehat, kita dari desa-desa total mendukung program beliau agar semua desa ini kegiatan perubahan dalam bentuk kebersihan lingkungan.

Disampaikan Kades Bogak, dengan dibukanya Bank Sampah di Desa Bogak agar masyarakat mudah nabungnya, sebelumnya sampah tidak ada harganya maka sekarang Pemerintah Desa Bogak menghargai barang-barang tidak berharga itu bisa dibelanjakan berupa sembako dengan harga yang murah, karena disubsidi dari keuntungan penjualan sampah,”ungkapnya.

Tujuan kades dengan Bank sampah ini yaitu, ingin membangun peluang usaha, kendalanya penghasilannya belum mencukupi, dan juga harapan Kades untuk mengadopsi beberapa ibu-ibu yang tidak mempunyai pekerjaan.

Kades juga berharap,agar harga penjualan ibu-ibu dapat lebih tinggi sehingga setiap harinya dapat berpenghasilan lebih baik untuk membantu perekonomian keluarga, Kades tetap berupaya mencari koneksi untuk menjalin hubungan kerja sama agar dapat menerima dengan harga yang terbaik.

Kepala Desa Bogak yang lebih akrab dipanggil Adek itu pun menjelaskan bahwa bank sampah ini berdiri lebih kurang 6 minggu dan telah mengumpulkan sampah dari nasabah sebanyak 916.86 kg dengan jumlah tabungan nasabah sebesar Rp.1.326.098 dari total jumlah nasabah aktif berjumlah 49 orang dari total jumlah nasabah keseluruhan 79 orang, ujarnya.
-
“Hari ini Bank Sampah Bobah mengadakan Store Launching atau penjualan hasil dari pengumpulan Bank Sampah dari masyarakat, untuk nasabah terbanyak pertama atas nama Fitriani dengan jumlah simpanan Rp.118.605, terbanyak kedua atas nama Kholijah dengan total simpanan Rp.117.520, terbanyak ketiga atas nama Usman dengan total simpanan Rp.104.420, terbanyak ke-empat atas nama Azral dengan total simpanan Rp.95.955, terbanyak ke-5 atas nama Tiara dengan total simpanan Rp.75.500, jelasnya.

Maka dari itu tujuan dari Bank Sampah Bobah ini agar masyarakat tidak bingung lagi sampah-sampah di kemanakan jadi sebagai salah satu alternatif masyarakat juga saat ini keterpurukan ekonomi, dimana laut saat ini tak menghasilkan apa pun, inilah salah satu bagaimana kita memanfaatkan ibu-ibu dan atau masyarakat dalam cara menambah ekonominya, ucap Kades Bogak

Saya berharap, dengan hadirnya Bank Sampah Bobah ini dapat perhatian khusus dari masyarakat desa Bogak terkhususnya agar mereka boleh menyadari bahwa kesannya lingkungan yang bersih dan sehat itu merupakan bagian dari tujuan dari Pemerintahan Desa Bogak.

“Jadi kami menginginkan masyarakat Bogak ini harus berbeda pola dan mensednya terhadap lingkungan ini. Bank Sampah Bobah itu merupakan singkatan dari Bogak Bahagia, “ tukas Fazzary.

Kades Bogak juga menyampaikan Ucapan terima kasih kepada Bapak Camat Tanjung Tiram Junaidi,SH. yang cukup berjuang dalam mengatasi Sampah di kota Tanjung Tiram, atas kegigihan dan penuh perjuangan beliau memimpin Pemerintahan Kecamatan Tanjung Tiram, saya atas nama pribadi, saya ucapkan A plus untuk Bapak Camat,” ucap Kades.

Sementara itu Konsultan Lingkungan Hidup Founder Khadjah Yayasan Sharaswaty Indonesia (KSI) Dewi Natadiningrat menyampaikan,” yang berani menerima tantangan saya adalah Bogak, tidak sampai satu Bulan Bogak sudah mencapai target, ini merupakan pembangunan Bank Sampah tercepat.



Harapan Dewi,” kepada ibu-ibu menjadi Nasabah Bank Sampah bukan hanya menabung tetapi harus menyatu didalam diri kita, sehingga kita tidak memikirkan berapa pendapatan dan keuntungan kita, tetapi yang kita pikirkan lingkungan kita bersih, bersih, bersih dan sehat,” ujarnya.

Dalam acara peresmian Store launching perdana pelepasan Bank Sampah Bogak Bahagia (Bobah)penyerahan buku tabungan nasabah, dan pembagian sembako, serta foto bersama.

Terakhir acara,adalah pelepasan armada bank sampah yang di lakukan oleh Kabid Perkim dan Lingkungan Hidup, didampingi KSI, Kepala Desa Bogak dan Pengurus Bank Sampah Desa Bogak dan dilaksanakan penyerahan buku tabungan nasabah, dan pembagian sembako, serta foto bersama.


Jurnalis. Tuah Sembiring.
Komentar

Tampilkan

  • Kades Bogak Store Launching Bank Sampah Bobah Bersama Dinas Perkim LH Dan Yayasan KSIS.
  • 0

Terkini