Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

KAPOLRES MADINA HADIRI PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN MESJID DAN PONPES AL-FURQON.

Minggu, 18 Desember 2022, Desember 18, 2022 WIB Last Updated 2022-12-17T22:59:20Z


Madina | jurnalpost.net

Kapolres Mandailing Natal AKBP H.M Reza Chairul A. S. S.IK.,S.H.,M.H menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Masjid dan Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Al-Furqon Desa Sarak Matua Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal. Sabtu, (17/12/2022) Siang.

Dalam peletakan batu pertama tersebut dihadiri oleh Ustadz Kondang Prof. Abdul Somad, Lc, D.E.S.A,. Ph. D bersama Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utami Nasution, Ketua DRPD Kabupaten Mandailing Natal Erwin Efendi Lubis, yang didampingi Ketua Yayasan Ponpes Al-Furqon H. Wahidin Arjun Rambe, L.c  dan  perwakilan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Mandailing Natal.

AKBP Reza mengucapkan terima kasih atas undangan Ponpes Modern Al-Furqon, hingga dapat hadir secara langsung dalam peletakan batu pertama tersebut.

“Terimakasih kepada bapak ketua yayasan ponpes Al-Furqon dan Panitia yang sudah mengundang kami dalam peletakan batu pertama dalam pembangunan Masjid dan Pondok Pesantren ini, semoga pembangunannya semakin berkembang dan berkah”. Tutur Kapolres Madina.

Selanjutnya Ustadz  Abdul Somad dalam ceramahnya berharap agar Pondok pesantren Al-Furqon dapat menjadi besar dan nyaman digunakan oleh para santri untuk kegiatan menimba ilmu, dan bisa melahirkan alumni-alumni yang dapat berjuang dalam mengajrakan agama Islam.

"Maka juga perlu adanya kebersamaan dari para pemerintah daerah dan masyarakat, agar ponpes ini bisa besar dan anak-anak kita nyaman dalam menempuh pendidikan, maka bapak ibu harus ikhlas, saling mengisi kekurangan dengan memberikan bantuan berupa infaq dan sodaqoh demi perkebangan Pesantren ini”. Ucap Ustadz Abdul Somad.( Zakaria)
Komentar

Tampilkan

  • KAPOLRES MADINA HADIRI PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN MESJID DAN PONPES AL-FURQON.
  • 0

Terkini