Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Terkait Berita Warga Mengeluh Tak Pernah Terima Bantuan, Buk ASNIAR DAMANIK Warga Desa Serbananti Keberatan, Begini FAKTANYA..!.

Selasa, 20 Januari 2026, 07.03 WIB Last Updated 2026-01-20T00:04:02Z








SerdangBedagai | jurnalpost.Net


Terkait adanya pemberitaan disalah satu media online yang mengatakan seorang ibu rumah tangga bernama ASNIAR DAMANIK (47) warga Desa Serbananti yang disebut mengeluh karena tidak mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah, informasi tersebut langsung diklarifikasi oleh ASNIAR DAMANIK. 

Disebutkan dalam pemberitaan bahwa bantuan sosial (bansos) dari pemerintah seperti Raskin dan BLT di Desa Serbananti tidak transparan dan manipulasi data.

Dalam pemberitaan ASNIAR DAMANIK dan suaminya TUKIREN yang tinggal di gubuk derita berukuran 5x5 meter tidak pernah mendapat bantuan, ternyata hal itu tidak benar adanya.

ASNIAR DAMANIK didampingi suaminya TUKIREN (67) membantah dan  mengklarifikasi kabar tersebut.

Kepada Wartawan, Sabtu 17 Januari 2025 Asniar Damanik juga menjelaskan bahwa dirinya merasa keberatan atas video yang beredar, karena Asniar Damanik pada saat itu hanya sekedar ngobrol biasa dengan pembeli buah duku dagangannya.

Asniar Damanik juga telah membuat surat pernyataan keberatan diatas materai dengan beredarnya video dirinya tersebut.

"Saya gak tau, ada orang membeli duku, dia tanya saya jawab, dia gak ada memperkenalkan dirinya sebagai wartawan, saya keberatan video saya viral, pokoknya saya keberatan, saya minta video saya itu dihapus karena diambil diam-diam tanpa sepengatahuan saya, dalam video yang telah tersebar luas itu, saya tidak memakai hijab (jilbab), dan mereka tidak memperkenalkan diri mereka, mengambil video secara sembunyi tanpa sepengatahuan saya," ungkap Asniar Damanik kecewa kepada pembeli duku yang menyebarkan video dirinya tersebut.

"Iya bapak (suami) mendapatkan bantuan, iya ada rumah juga selain ini, kami tinggal disini sekalian jualan," jelas Asniar Damanik .

Asniar Damanik mengaku bahwa Kartu Keluarga (KK) dengan mantan suaminya pernah ada urusan pemecahan (pisah KK), sehingga proses pengajuan bantuan pada waktu itu terkendala oleh administrasi KK yang belum selesai.

Setalah itu, Asniar Damanik menikah dengan suaminya saat ini yang bernama Tukiren.

Dalam data yang ada di Pemerintah Desa (Pemdes), Tukiren termasuk salah satu warga yang menerima bantuan sosial dari Pemerintah Pusat melalui Pemdes Serbananti.

Tukiren Suami Asniar Damanik juga memiliki rumah, dan gubuk yang berukuran 5x5 meter yang mereka tempati saat ini sekaligus sebagai kios atau tempat usaha berdagang (jualan) mereka.

Pemberitaan yang beredar luas tersebut dinilai kurang konfirmasi yang lengkap kepada semua pihak terkait, tidak melakukan check and richek, sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat (publik) tidak utuh dan kurang akurat. 

Informasi yang kurang akurat tersebut menimbulkan asumsi yang negatif ditengah-tengah masyarakat, seolah-olah Pemdes Serbananti telah mengabaikan warganya, padahal tidak demikian faktanya. 

Terkait pendirian bangunan Koperasi Merah Putih Desa Serbananti yang disebut dalam pemberitaan tidak transparan, Kepala Desa Serbananti Darmen Tuah Sinaga menjelaskan bahwa program tersebut adalah program pemerintah pusat. 

Begitu juga halnya dengan narasi yang ada dalam pemberitaan soal jalan desa menuju Sekolah Dasar (SD) yang katanya tidak ada pembangunan, Kades Serbananti Darmen Tuah Sinaga menjelaskan bahwa  jalan menuju Sekolah SD tersebut memang belum pernah ada program untuk pembangunan jalan itu. 

"Untuk jalan menuju SD, memang belum ada dana dianggarkan untuk itu, karena belum ada program dan belum ada musrembangdes untuk pembangunan jalan itu," tutup Kades Serbananti yang mudah tersenyum dan dekat dengan masyarakatnya ini.
 

     (Rafi Saragih)
     Editor:Krn sinaga
  
Komentar

Tampilkan

  • Terkait Berita Warga Mengeluh Tak Pernah Terima Bantuan, Buk ASNIAR DAMANIK Warga Desa Serbananti Keberatan, Begini FAKTANYA..!.
  • 0

Terkini